Layar Terkini
You are here: Home » #BincangFilm » Film Soekarno, Indonesia Merdeka!
Film Soekarno, Indonesia Merdeka!

Film Soekarno, Indonesia Merdeka!

Officialfilmindonesia.com – Jakarta, 18 Juli 2013. Kalimat Bung Karno: “Jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah”, atau disingkat ‘Jas Merah’’, diucap saat pidato terakhir masa jabatan BK selaku mandataris MPRS, 17 Agustus 1966. Begitu jelas maksud dan relevansinya. Bung Karno, sebagai seorang visioner, sadar bahwa sejarah bangsa bukanlah sekadar masa lalu. Sejarah adalah miles stone yang menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa. Negara-negara besar belajar dari segala kepahitan dan kegagalan sebelumnya. Sejarah mengajarkan untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu.

TEASER FILM SOEKARNO

‘American Dreams’ terwujud karena penghormatan mereka pada sejarah. Bangsa-bangsa Eropa begitu menjunjung masa lalunya. Dari masa lalu mereka belajar untuk melangkah maju. Dan ucapan filsuf Spanyol – George Santayana – begitu mengena: “Bahwa mereka yang tidak mengenal masa lalunya, dikutuk untuk mengulanginya.”

film-soekarno-3

Sejarah tak ubahnya pondasi sebuah bangunan. Tanpa pondasi, kemajuan yang dicapai satu bangsa sangatlah rapuh. Bung Karno adalah founding father, peletak dasar berdirinya bangsa ini, sudah selayaknya namanya dicatat dengan tinta emas. Perjuangan Bung Karno yang penuh dinamika, dari penjara ke penjara, bisa membangkitkan kesadaran berbangsa. Namun Bung Karno sebagai ‘Bapak Bangsa’ tidak seharusnya dikultuskan atau menjadi mitos para pemuja ajaran Marhaen (kerakyatan).

Bung Karno tidak hanya digambarkan dalam sejarah yang dangkal tanpa melihat cara pandang Bung Karno sebagai manusia dengan visi yang jauh ke depan. Sosok Bapak Bangsa yang memiliki kompleksitas sebagai manusia. Sudah seharusnya ada sebuah film yang menuturkan kompleksitas Bung Karno tidak dalam kisah pemujaan, pengkerdilan atau malah pembelokan sejarah. Sekali lagi sejarah adalah multitafsir yang seharusnya diletakkan sebagai proses dialog.

Melalui film, perjalanan dan perjuangan Bung Karno ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk terus mengobarkan mimpi menjadikan Indonesia sebagai bangsa besar nan mandiri. Atas dasar pemikiran di atas FILM SOEKARNO diproduksi!

Yokk ikuti informasi lengkap film ini di laman FilmSukarno.com.

Film Soekarno diproduksi oleh MVP Pictures bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Soekarno, dan Dapur Film. MVP Pictures merupakan bendera yang digunakan untuk produksi film-film dari Multivision Plus (MVP).

Sebelum 2004, film-film Multivision Plus menggunakan bendera usaha PT Parkit Films. Film yang sudah diproduksi MVP Pictures, di antaranya: Soulmate (Belahan Jiwa), Selamanya, Pesan dari Surga, Selamanya, Cewek Gokil, Cowok Bikin Pusing, Ratu Kosmopolitan, Punk in Love, Kawin Kontrak, Kuntilanak, Pulau Hantu, Skandal, Married by Accident, Drop Out, Mudik, Obama Anak Menteng, Sang Pencerah, Ummi Aminah, Cinta Tapi Beda. Bagi anda yang ingin menonton kembali film-film tersebut dalam format DVD, dapat dipesan lewat @KoleksiDVD.

Bagaimana Film Soekarno di layar lebar? Tunggu di bioskop Desember 2013!

About FILM_Indonesia

Penulis memulai bidang penyuntingan tulisan dari akun twitter @FILM_Indonesia yang memulai tweet sejak 26 Desember 2009. Kemudian lanjut ke blog tahun 2010, dan website ini sejak tahun 2012. Fokus menulis untuk bahasan publikasi, apresiasi, interview bintang/filmmakers, liputan event/festival, catatan produksi/di balik layar dan tema-tema kompilasi khusus film Indonesia baik klasik, terkini maupun yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Web Developed by Caprivhia.com